Cara menguji tinja untuk gastroenteritis akut

Tes tinja untuk gastroenteritis akut biasanya melibatkan pengambilan spesimen tinja dan melakukan tes tinja rutin, kultur tinja, dan tes sensitivitas obat.
Gastroenteritis akut biasanya terjadi ketika perut terasa dingin atau setelah makan makanan yang dingin dan mengiritasi. Sebagian besar pasien gastroenteritis akut akan mengalami peningkatan jumlah tinja dan perubahan sifat tinja. Spesimen tinja dapat diperoleh untuk pemeriksaan tinja rutin, kultur tinja, dan pemeriksaan alergi.
Tes feses rutin dilakukan untuk menentukan apakah ada infeksi bakteri, jamur, virus, parasit, atau amuba. Kultur tinja dilakukan untuk menentukan bakteri apa yang ada, dan tes sensitivitas obat dilakukan untuk menentukan antibiotik mana yang lebih sensitif.
Jika terdapat gastroenteritis akut dan tes tinja diperlukan, disarankan untuk pergi ke rumah sakit sesegera mungkin untuk menjalani tes dan perawatan yang relevan dengan bantuan dokter.