Infark serebral dan berjalan tanpa menekuk kaki dapat disebabkan oleh hemiplegia akibat infark serebral, dan dianjurkan untuk melakukan latihan rehabilitasi, seperti melakukan aktivitas peregangan anggota tubuh bagian atas dan bawah, mempertahankan posisi fungsional anggota tubuh dengan bantuan peralatan rehabilitasi, dan menaiki tangga.
1. Pada tahap awal latihan rehabilitasi, pasien dapat mencoba melakukan aktivitas peregangan anggota tubuh bagian bawah pada sisi hemiplegia di bawah bimbingan guru profesional di pusat rehabilitasi, untuk mengembalikan fungsi anggota tubuh pada awalnya. Di sela-sela latihan, pasien juga dapat menggunakan peralatan rehabilitasi untuk mempertahankan posisi fungsional anggota tubuh agar tidak terjatuh atau mengalami kelainan bentuk anggota tubuh bagian bawah.
2. Pada tahap tengah dan akhir pelatihan rehabilitasi, fungsi motorik tungkai pasien pada awalnya pulih, dan pelatihan duduk, berdiri, dan melangkah dapat dilakukan di bawah bimbingan para profesional. Setelah fungsi pulih sampai batas tertentu, pasien dapat meningkatkan dan meningkatkan fungsi persendian tungkai bawah dengan menaiki tangga dan mencoba berjalan di permukaan yang berbeda serta melewati rintangan, yang dapat membantu meningkatkan perilaku sehari-hari pasien.
Kunci rehabilitasi pasien infark serebral yang berjalan tanpa menekuk kaki terletak pada ketekunan, oleh karena itu, mereka harus secara aktif bekerja sama dengan dokter untuk melakukan pelatihan yang relevan. Selain itu, perlu untuk memperkuat latihan kemampuan perawatan diri dalam kehidupan sehari-hari, seperti bangun tidur, berpakaian, membuka baju, dan makan sendiri. Jika ada ketidaknyamanan yang terjadi selama proses pelatihan rehabilitasi, umpan balik harus diberikan kepada dokter tepat waktu untuk menghindari cedera karena postur pelatihan yang tidak tepat.