Penyebab splenomegali perlu diselidiki dan pola makan disesuaikan dengan penyebab penyakitnya. Jika disebabkan oleh alasan fisiologis, umumnya tidak perlu memperhatikan pola makan; jika disebabkan oleh alasan patologis, pola makan perlu memperhatikan perlunya mencoba untuk tidak makan makanan yang pedas dan merangsang atau makanan yang keras dan tidak dapat dicerna. 1. Makanan pedas dan merangsang: splenomegali adalah manifestasi utama penyakit limpa dan merupakan tanda patologis yang sangat penting. Perhatian ekstra harus diberikan untuk mengurangi atau tidak mengonsumsi makanan pedas dan merangsang, seperti cabai, bawang merah, jahe, alkohol, kopi, teh kental, dll., agar tidak merangsang saluran pencernaan dan menyebabkan perut kembung atau muntah. 2. Makanan mentah, keras dan tidak dapat dicerna: Makanan mentah, keras dan tidak dapat dicerna seperti biji melon, kenari, tulang yang renyah, irisan roti kukus yang keras dan makanan lainnya memiliki bahaya menggaruk kerongkongan, yang dapat dengan mudah menyebabkan perdarahan gastrointestinal. Jika tanda-tanda splenomegali muncul, penyebab penyakit ini harus segera diidentifikasi. Pola makan harus terstruktur dengan baik, ringan dan mudah dicerna, dan makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan segar, serta memperhatikan suplementasi protein.