Tes BRCA1/2 kanker payudara digunakan untuk memprediksi siapa yang berisiko terkena kanker payudara dan untuk menentukan apakah kanker payudara tersebut merupakan kanker turunan. BRCA1/2, yang juga dikenal sebagai gen kerentanan kanker payudara 1 dan gen kerentanan kanker payudara 2, memainkan peran yang sangat penting dalam perkembangan kanker payudara yang bersifat keturunan. Kedua gen tersebut adalah onkogen. Sekitar 40-50% pasien dengan kanker payudara herediter memiliki mutasi pada gen BRCA1. Sisanya, 50% pasien memiliki mutasi BRCA2. Studi klinis telah mengkonfirmasi bahwa insiden kanker payudara secara signifikan lebih tinggi pada orang dengan mutasi BRCA1/2 turunan dibandingkan dengan populasi umum.