Apa yang harus dilakukan jika anak memiliki bercak keringat

Anak-anak yang mengalami bercak keringat umumnya diobati dengan obat-obatan, termasuk obat topikal dan oral. Bercak keringat, atau lecet kemerahan, adalah penyakit jamur superfisial yang disebabkan oleh infeksi Malassezia pada stratum korneum epidermis. Kerusakan ini ditandai dengan bercak hipopigmentasi atau hiperpigmentasi yang tersebar atau menyatu dengan serpihan bulu, yang lazim terjadi di dada dan punggung, lengan atas dan ketiak, dan terkadang menyebar ke wajah. Metode pengobatan utama: 1. Pengobatan topikal: losion ketokonazol 2% atau losion selenium disulfida 2% dapat diberikan untuk aplikasi topikal. Pasien dengan area yang lebih kecil, atau pasien yang tidak dapat menggunakan obat antijamur oral karena berbagai alasan, dapat diberikan krim atau gel bifonazol 1%, krim mikonazol 2%, dan aplikasi topikal lainnya, yang kemanjurannya lebih baik. 2. Pengobatan oral: Jika lesi pasien lebih luas, gejalanya lebih serius, dan efek dari penggunaan pengobatan lokal saja tidak memuaskan, untuk pasien dengan area yang lebih luas atau serangan berulang, itrakonazol, ketokonazol, flukonazol, dan obat azol lainnya dapat diberikan pengobatan oral. Karena ruam sekam kemerahan sulit disembuhkan dan cenderung kambuh, penggunaan obat secara berulang-ulang dapat membantu membasmi ruam tersebut, dan kadang-kadang juga dapat dibersihkan dengan lotion sebelum penggunaan obat secara topikal, yang dapat meningkatkan kemanjurannya. Ada indikasi yang ketat untuk penggunaan obat-obatan di atas, dan anak-anak perlu berhati-hati saat menggunakannya. Dianjurkan agar pasien dengan gejala di atas pergi ke rumah sakit biasa pada waktu yang tepat, harus di bawah bimbingan spesialis untuk mendapatkan perawatan standar. Hindari pengobatan sendiri secara membabi buta, agar tidak menimbulkan konsekuensi buruk yang serius.