Streptomisin adalah antibiotik yang merupakan antibiotik aminoglikosida pertama dan antibiotik pertama yang digunakan dalam pengobatan tuberkulosis. Penggunaan utamanya adalah untuk berbagai tujuan antibakteri dan memiliki efek bakteriolitik dan bakterisidal yang signifikan terhadap Mycobacterium tuberculosis. Obat ini efektif dalam pengobatan tuberkulosis dan sering digunakan dalam kombinasi dengan obat anti-tuberkulosis lainnya. Streptomisin juga dapat digunakan untuk mengobati wabah, yang juga efektif, serta endokarditis yang disebabkan oleh Enterobacter cloacae. Efek samping streptomisin yang paling umum adalah ototoksisitas, karena streptomisin dapat terakumulasi di telinga dan merusak saraf vestibular dan koklea, jadi penting untuk memperhatikan dosis dan durasi pemberiannya.