Setelah operasi katarak, pasien perlu melarang penyalahgunaan obat tetes mata, dan juga menghindari kotoran masuk ke dalam mata, olahraga berat, penggunaan mata yang berlebihan, dll., agar tidak mempengaruhi efek operasi dan pemulihan.
1. Melarang penyalahgunaan obat tetes mata: setelah operasi katarak, pasien harus menghindari penggunaan obat tetes mata sendiri, dan harus menggunakan obat tetes mata seperti obat tetes mata Tobramycin dan obat tetes mata Pralofen di bawah bimbingan dokter untuk mempercepat pemulihan kondisi.
2. Hindari kotoran masuk ke dalam mata: 1 minggu setelah operasi, pasien harus menghindari kotoran masuk ke dalam mata saat mandi, mencuci muka, jika tidak maka dapat menyebabkan infeksi mata.
3. Hindari olahraga berat: 1 bulan setelah operasi, pasien tidak dianjurkan untuk melakukan olahraga berat, yang dapat menyebabkan retaknya luka operasi atau pergeseran lensa buatan.
4. Hindari penggunaan mata yang berlebihan: dalam waktu 3 bulan setelah operasi, pasien harus menghindari penggunaan mata yang berlebihan, dan harus mengembangkan kebiasaan mata yang baik, jika tidak maka akan berdampak buruk pada pemulihan kondisi pasien.
Dianjurkan agar pasien mengikuti petunjuk dokter untuk perawatan setelah operasi katarak, melakukan pemeriksaan rutin, dan konsultasi tepat waktu jika terjadi ketidaknyamanan.