Penyebab Jerawat Pipi

Jerawat pipi terutama terkait dengan sekresi androgen yang berlebihan, keratinisasi folikel rambut, penyebaran Propionibacterium folliculorum, kebiasaan buruk, dan faktor emosional.
1. Sekresi androgen yang berlebihan: Sekresi androgen yang berlebihan di dalam tubuh akan menyebabkan peningkatan sekresi lipid pada folikel rambut, yang akan dengan mudah memicu timbulnya jerawat dan jerawat pipi.
2. Keratinisasi folikel rambut: keratinisasi yang berlebihan pada saluran kelenjar sebasea pada folikel rambut dapat menyebabkan sekresi yang tidak dapat dengan mudah dikeluarkan, yang juga dapat memicu jerawat pipi.
3. Reproduksi Propionibacterium folliculare: Reaksi inflamasi reproduksi Propionibacterium acnes yang merangsang folikel rambut juga dapat menyebabkan jerawat pipi.
4. Kebiasaan buruk: Begadang, bekerja keras, merokok, minum-minuman keras, tidak memperhatikan kebersihan, suka pedas, suka manis dan kebiasaan buruk lainnya, juga mudah memicu timbulnya jerawat pipi.
5. Faktor emosional: depresi mental, kecemasan dan rangsangan emosional yang merugikan lainnya, juga dapat menyebabkan jerawat pipi.
Jerawat pipi mungkin juga alasan lain, disarankan untuk pergi ke rumah sakit untuk memeriksa penyebab penyakit, dan mengikuti saran dokter untuk menangani secara aktif.