Trombosis vena porta disebabkan oleh karsinoma hepatoseluler yang menyerang vena porta dan cabang-cabangnya, yang merupakan manifestasi klinis yang umum terjadi dan merupakan faktor prognosis buruk yang penting pada karsinoma hepatoseluler. Trombosis vena porta adalah salah satu komplikasi umum karsinoma hepatoseluler. Pasien karsinoma hepatoseluler dengan trombosis vena porta memiliki fungsi hati yang buruk, berisiko tinggi mengalami metastasis intra dan ekstrahepatik serta gabungan hipertensi portal, dan biasanya memiliki prognosis yang lebih buruk. Penelitian telah menunjukkan bahwa pasien dengan karsinoma hepatoseluler yang dikombinasikan dengan trombosis vena porta cenderung memiliki perkembangan penyakit yang cepat. Pasien dengan karsinoma hepatoseluler yang dikombinasikan dengan trombosis vena porta memiliki berbagai perawatan yang dapat dipilih, seperti perawatan bedah, pemberian obat yang ditargetkan seperti sorafenib atau lenvatinib, radioterapi, kemoembolisasi arteri transkateter, kemoterapi perfusi arteri hepatik, dan sebagainya, dan keputusan perawatan mana yang akan digunakan harus dibuat berdasarkan kondisi masing-masing pasien. Oleh karena itu, pasien dengan trombosis vena porta harus pergi ke rumah sakit tepat waktu dan memilih metode pengobatan yang tepat di bawah bimbingan dokter, dan pengobatan standar kondusif untuk memperpanjang masa kelangsungan hidup pasien.