Nyeri paha lateral dapat disebabkan oleh faktor fisiologis seperti aktivitas yang berlebihan, atau faktor patologis seperti cedera jaringan lunak lokal dan fasciitis. 1. Faktor fisiologis: karena intensitas latihan aerobik yang tinggi akan menghasilkan asam laktat dalam jumlah besar, karena kurangnya suplai oksigen menyebabkan asam laktat tidak dapat diuraikan secara tepat waktu, sehingga menumpuk di dalam otot, dan pada akhirnya menyebabkan paha pasien terasa nyeri dan sakit saat menekan fenomena tersebut. Umumnya, hal ini dapat diredakan secara bertahap dengan istirahat yang cukup. 2. Cedera jaringan lunak lokal: ketika jaringan lunak lokal pada paha luar terluka, memar, bengkak dan nyeri akan terjadi secara lokal, mengakibatkan nyeri saat menekan paha luar. 3. Fasciitis: ketika kaki pasien mengulangi tindakan tertentu dalam waktu yang lama, maka akan mudah membentuk peradangan aseptik lokal, sehingga membentuk fasciitis. Ketika area yang terkena ditekan, rasa sakit yang menyebar mungkin muncul, dan rasa sakit akan meningkat setelah kedinginan atau terlalu banyak bekerja, mengakibatkan nyeri paha lateral saat ditekan. Ketika pasien mengalami nyeri tekan paha lateral dan gejalanya terus berlanjut, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu dan melakukan pengobatan standar di bawah panduan dokter.