Kista cokelat biasanya terjadi di area ovarium wanita dan juga dikenal sebagai kista cokelat ovarium. Hal ini dapat ditentukan dari gejala, pemeriksaan ginekologi dan pemeriksaan tambahan.
1. Gejala: Jika terdapat kista coklat, dismenorea, yang semakin memburuk, dapat disertai dengan kelainan menstruasi, seperti peningkatan aliran menstruasi dan periode menstruasi yang berkepanjangan, dll. Beberapa wanita mungkin menderita infertilitas dan nyeri panggul saat berhubungan seks. Beberapa wanita mungkin mengalami ketidaksuburan dan nyeri panggul saat berhubungan seks.
2. Pemeriksaan ginekologi: Pemeriksaan ginekologi dapat mendeteksi massa kistik di daerah ovarium, biasanya dengan mobilitas yang buruk, dan beberapa pasien mungkin mengalami nyeri tekan.
3. Pemeriksaan tambahan: Ultrasonografi ginekologi adalah metode yang umum digunakan untuk mendiagnosis kista cokelat ovarium. Selain itu, juga dapat diperiksa dengan magnet nuklir perut, laparoskopi, dll. Sementara itu, pemeriksaan serum CA125 (glycan antigen 125) dapat dilakukan, yang dapat digunakan sebagai metode diagnostik tambahan dengan nilai yang sedikit meningkat.
Wanita yang menderita kista coklat ovarium disarankan untuk mencari perawatan medis tepat waktu, menyelesaikan pemeriksaan yang relevan, mengklarifikasi penyebab penyakit di bawah bimbingan dokter profesional, dan menargetkan pengobatan, untuk menghindari penundaan kondisi.