Faktor-faktor yang mempengaruhi kekambuhan skizofrenia

  Untuk memeriksa beberapa faktor yang mempengaruhi kekambuhan pada skizofrenia. Para penulis menganalisis penyebab kekambuhan pada 222 pasien dengan skizofrenia dengan onset kurang dari 2 tahun yang ditindaklanjuti setiap tahun dalam waktu 5 tahun setelah keluar dari rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kekambuhan 2 tahun sebesar 45,5% dan tingkat kekambuhan 5 tahun sebesar 78,3%. Kekambuhan secara signifikan terkait dengan usia onset, kepribadian, genetika, melek huruf, bentuk onset, kepatuhan dan dukungan sosial dan keluarga. Disimpulkan bahwa kekambuhan pada skizofrenia dipengaruhi oleh berbagai faktor dan bahwa tindakan yang efektif harus diambil untuk intervensi dini.  Diskusi: Faktor-faktor yang mempengaruhi kekambuhan pada skizofrenia adalah kompleks, dengan genetika, kepribadian, literasi, bentuk inisiasi, perawatan pemeliharaan dan intervensi sosial dan keluarga semuanya berdampak pada kekambuhan. Hal ini mungkin disebabkan oleh fakta bahwa pasien onset akut sering kali memiliki gejala yang lebih menonjol dan lebih berbahaya bagi masyarakat dan keluarga, dan lebih mungkin diperhatikan oleh keluarga mereka dan menerima intervensi medis lebih awal.  Tingkat kekambuhan pada kelompok ini jauh lebih tinggi pada kelompok yang condong ke dalam daripada yang condong ke luar, yang konsisten dengan pernyataan bahwa pasien yang condong ke dalam memiliki prognosis yang lebih buruk dan lebih rentan terhadap kekambuhan.  3, riwayat genetik, data ini menunjukkan bahwa mereka yang memiliki riwayat genetik memiliki penyembuhan yang buruk dan tingkat kekambuhan yang tinggi.  Semakin tinggi tingkat pendidikan dan kecerdasan, semakin tinggi tingkat fungsi pekerjaan premorbid, semakin baik prognosis dan semakin rendah tingkat kekambuhan.5 Kepatuhan, meningkatkan kepatuhan pasien skizofrenia terhadap pengobatan pemeliharaan dapat mengurangi tingkat kekambuhan penyakit.6 Dukungan sosial dan intervensi keluarga, jika dukungan sosial dan keluarga tidak memadai dan tidak secara efektif meringankan berbagai Stres, menyalahkan pasien secara berlebihan, terlalu melibatkan diri dan keterlibatan emosional yang berlebihan dapat mempengaruhi kondisi pasien dan menyebabkan tingkat kekambuhan meningkat.  Kesimpulannya, untuk mengurangi tingkat kekambuhan skizofrenia dan memaksimalkan pemulihan, seperangkat strategi pencegahan, pengobatan, dan rehabilitasi yang masuk akal harus diberikan kepada pasien dan keluarga mereka. Prioritas pertama adalah meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan. Hanya dengan mematuhi pengobatan jangka panjang yang wajar, bersama dengan layanan kesehatan mental sosial dan keluarga yang efektif, pemulihan dapat dicapai.