Sklerosis pada ujung patah tulang pergelangan kaki umumnya menunjukkan bahwa mungkin ada risiko patah tulang tidak menyatu, yang dapat diobati dengan pengobatan konservatif, pembedahan dan metode lainnya. 1. Perawatan konservatif: Jika waktu setelah patah tulang tidak lama, perawatan konservatif dapat dilakukan terlebih dahulu, seperti gelombang mikro lokal, gelombang ultra-pendek dan fisioterapi lainnya untuk meningkatkan sirkulasi darah dan merangsang pertumbuhan tulang, dan pada saat yang sama, latihan rehabilitasi aktif harus dilakukan untuk meningkatkan kekuatan otot di sekitarnya dan mobilitas sendi, dan pola makan harus diperkuat untuk meningkatkan nutrisi, dan makan lebih banyak makanan yang mengandung kalsium, seperti susu, ikan, dan udang, untuk meningkatkan pertumbuhan keropeng tulang. 2. Pembedahan: Jika tidak ada pertumbuhan keropeng tulang 9 bulan setelah fraktur dan tidak ada pertumbuhan dalam 3 bulan pengamatan berturut-turut, maka akan ditentukan sebagai tulang tidak menyatu dan perlu pembedahan. Pembedahan diperlukan untuk mengangkat lesi sklerotik, memastikan pembukaan rongga sumsum tulang, mengembalikan suplai darah ke fraktur dan mempercepat penyembuhan lokasi fraktur. Selain itu, cangkok tulang lokal dapat digunakan untuk mendorong pertumbuhan osteoklas di lokasi fraktur untuk mempercepat penyembuhan. Pasien dengan sklerosis pada ujung patah tulang pergelangan kaki disarankan untuk secara aktif bekerja sama dengan dokter dan memilih tindakan pengobatan yang tepat di bawah bimbingan dokter.