Menghela napas sepanjang waktu mungkin merupakan situasi yang buruk, karena hal ini menunjukkan bahwa Anda mungkin menderita suatu jenis penyakit mental, seperti kecemasan, depresi, gangguan obsesif-kompulsif, dan sebagainya. 1. Gangguan kecemasan: terutama dimanifestasikan sebagai kecemasan emosional yang tidak normal, mudah tersinggung, dan akan terlalu khawatir, sehingga pasien dalam suasana hati yang buruk akan selalu menghela nafas dingin. Diperlukan perawatan suportif psikologis, dan pendidikan kesehatan mental yang relevan, serta penyesuaian emosional. 2. Depresi: Hal ini terkait dengan beberapa peristiwa besar dalam hidup atau karena dampak jangka panjang dari stres. Pasien semacam ini akan sering berperilaku sangat pesimis, selalu menghela napas panjang. Antipsikotik oral, seperti paroxetine dan fluvoxamine, harus diminum sesegera mungkin sesuai dengan anjuran dokter. 3. Gangguan obsesif-kompulsif: Pasien-pasien ini sering memaksakan diri untuk melakukan hal-hal yang tidak ingin mereka lakukan, dan akan melakukannya lagi dan lagi, dan jika mereka tidak dapat melakukannya dengan baik, mereka akan sering menghela nafas, dan suasana hati mereka akan terpengaruh karenanya. Pengobatan perlu dilakukan sesegera mungkin penyesuaian psikologis, seperti keseriusan kondisi, dapat mengikuti saran medis untuk mengkonsumsi paroxetine, fluoxetine dan obat lainnya. Menghela napas sepanjang waktu, disarankan untuk pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan terlebih dahulu dan menganalisis penyebabnya sebelum pengobatan.