Kemerahan di bawah mata biasanya bukan merupakan retensi makanan dan dapat disebabkan oleh faktor fisiologis atau penyakit mata.
Penumpukan makanan umumnya merujuk pada gangguan pencernaan, yang dapat menyebabkan rasa kenyang lebih awal, rasa kenyang setelah makan, kehilangan nafsu makan, bersendawa, mual, muntah, dan gejala pencernaan lainnya.
Kemerahan di bawah mata dapat disebabkan oleh faktor fisiologis, seperti kurang tidur dan terlalu sering menggunakan mata, yang dapat menyebabkan konjungtiva tersumbat dan pada akhirnya menyebabkan kemerahan di bawah mata.
Selain itu, kemerahan di bawah mata juga dapat disebabkan oleh alergi mata dan infeksi mata, di mana alergi mata disertai dengan berbagai tingkat gatal, rasa terbakar, kemerahan, dan pembengkakan pada tenggorokan, sedangkan infeksi mata dapat disertai dengan kemerahan, pembengkakan, rasa sakit, dan gejala lainnya yang terlokalisasi.
Dianjurkan untuk mengunjungi rumah sakit dan meminta dokter untuk membuat penilaian ketika kemerahan di bawah mata terjadi.