Keganasan paru adalah tumor jinak yang paling umum terjadi pada paru, dan kebutuhan pembedahan ditentukan berdasarkan lokasi, ukuran, dan faktor lainnya untuk menentukan apakah tumor tersebut jinak atau ganas.
Tumor ganas paru tumbuh secara perlahan dan jarang menjadi ganas. Jika ukuran tumor relatif kecil dan tidak ada gejala klinis yang jelas, maka dapat ditangani secara konservatif dan ditinjau secara teratur tanpa pembedahan. Jika lokasi tumor yang tidak normal dangkal atau ukuran tumor yang tidak normal sangat besar sehingga menekan saluran bronkus atau menunjukkan tanda-tanda keganasan lainnya, maka reseksi bedah harus dilakukan.
Tergantung pada ukuran dan keganasan tumor ganas paru, reseksi tumor sederhana atau lobektomi dapat dipilih. Tusukan patologis dapat dilakukan secara intraoperatif untuk menentukan jinak atau ganasnya tumor dan selanjutnya menentukan ruang lingkup reseksi.