Apa yang dimaksud dengan tes tct dan apakah perlu?

Tes TCT adalah kependekan dari tes sel lapis tipis berbasis cairan, sebuah tes skrining untuk HPV yang sangat diperlukan. TCT adalah teknik skrining sitologi kanker serviks yang menggunakan sistem pengujian sel lapis tipis berbasis cairan untuk mendeteksi sel serviks dan melakukan klasifikasi sitologi untuk diagnosis. Secara signifikan dapat meningkatkan kepuasan spesimen dan tingkat deteksi sel serviks yang abnormal. Selain itu juga dapat mendeteksi beberapa lesi pra-kanker, infeksi mikroba dan sebagainya. Saat ini, skrining untuk virus HPV berisiko tinggi terutama dilakukan melalui tes TCT dan HPV. Kedua tes ini merupakan cara utama untuk mencegah lesi kanker serviks dini, dan para wanita disarankan untuk melakukan skrining sedini mungkin. Begitu infeksi virus HPV berisiko tinggi terjadi, penting untuk segera mengobatinya dan mengikuti petunjuk dokter tentang pengobatan untuk pemulihan yang cepat. Tindakan pencegahan sebelum menjalani tes TCT dan HPV adalah sebagai berikut: 1. Hindari hubungan seksual dalam waktu 24 jam sebelum tes agar tidak memengaruhi hasil tes. 2. Jangan menyiram vagina atau menggunakan supositoria vagina dalam waktu 48 jam, dan jangan melakukan endoskopi. 3. Jika terdapat peradangan, disarankan untuk tidak memeriksa dan mengobati peradangan terlebih dahulu agar tidak mempengaruhi hasil diagnosis. 4. Yang terbaik adalah melakukan tes selama periode tidak menstruasi. Setelah Anda terdeteksi terinfeksi HPV risiko tinggi, selain aktif bekerja sama dengan pengobatan dokter, Anda harus memperhatikan kebersihan diri, menghilangkan hubungan seks yang tidak bersih, menjaga rutinitas yang teratur, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.