Berbagai tindakan terapeutik dapat digunakan untuk meningkatkan kesadaran setelah pendarahan otak, seperti pengobatan, terapi oksigen hiperbarik, fisioterapi, dan sebagainya. 1. Terapi obat: Nutrisi saraf dan obat-obatan yang menyehatkan otak, seperti olaxetan dan methylcobalamin, dapat diterapkan pada periode akut dan pemulihan pendarahan otak untuk memperbaiki keadaan hipoksia dan iskemik jaringan otak, dan pada saat yang sama mendorong pemulihan fungsi neurologis. 2. Terapi oksigen hiperbarik: Oksigen hiperbarik dapat digunakan untuk meningkatkan pemulihan sel-sel saraf yang rusak, yang membantu pasien pendarahan otak untuk bangun. 3. Fisioterapi: Fisioterapi dapat digunakan, seperti menggunakan akupunktur untuk meningkatkan kebangkitan, stimulasi saraf listrik, dll., yang dapat meningkatkan suplai darah ke jaringan otak di area yang dirangsang, sehingga aliran darah lokal lancar, meningkatkan penyerapan hematoma, dan mempercepat pemulihan fungsi neurologis. Metode bangun setelah pendarahan otak harus dilakukan di bawah bimbingan dokter, dan pada saat yang sama, selama masa koma, pasien juga harus memperkuat asuhan keperawatan, untuk menghindari munculnya ulkus tekanan, infeksi paru-paru dan komplikasi lainnya.