Bau kaki dapat bersifat fisiologis (misalnya kaki berkeringat) atau patologis (misalnya tinea pedis), yang dapat diatasi dengan membersihkan kaki dengan baik, memilih sepatu dan kaus kaki yang sesuai, atau dengan obat-obatan. 1. Lakukan pembersihan dengan baik: kelenjar keringat pada kaki berkembang, dan hal ini terutama berlaku untuk orang yang berkeringat. Ketika ada banyak keringat, Anda dapat menghilangkan keringat tepat waktu dengan mencuci kaki Anda dengan rajin dan mengganti kaus kaki dengan kaus kaki yang bersih, sehingga dapat mengurangi bau kaki. 2. Pilih sepatu dan kaus kaki yang tepat: Sepatu dan kaus kaki yang sesak akan menyebabkan pembuangan panas yang buruk dan meningkatkan keringat kaki. Anda harus memilih sepatu dan kaus kaki yang nyaman dan bernapas, serta membersihkan sepatu dan kaus kaki yang telah Anda pakai pada hari yang sama. 3. Pengobatan: Jika bau kaki disebabkan oleh bakteri dan jamur yang terinfeksi (seperti kurap), pasien, selain tindakan di atas, juga dapat diobati dengan obat antiseptik dan antiinflamasi di bawah bimbingan dokter, seperti krim sertakonazol nitrat, salep gentamisin hidroklorida, salep eritromisin, dan obat lain, yang biasanya dapat secara efektif meringankan gejalanya. Bau kaki harus memperhatikan kebiasaan sehari-hari, jika disebabkan oleh infeksi bakteri atau jamur, disarankan untuk menggunakan obat di bawah bimbingan dokter profesional, hindari menggaruk, untuk mencegah infeksi sendiri dan infeksi sekunder.