Anak-anak dengan anemia hemolitik pada tahap akut perlu diobati dengan anti-syok dan perlindungan fungsi ginjal, sementara perawatan lainnya termasuk pengobatan dan pembedahan.
1. Perawatan akut: ketika terjadi syok, cairan serta plasma harus ditambahkan secara aktif untuk meningkatkan volume darah dan melindungi fungsi ginjal, dan larutan natrium bikarbonat 5% dapat digunakan secara intravena. Pertukaran plasma dapat sepenuhnya menghilangkan sel darah merah yang heterogen dan zat-zat berbahaya dalam tubuh pasien.
2. Terapi obat: obat-obatan dianjurkan untuk digunakan di bawah bimbingan dokter. Glukokortikoid dapat digunakan untuk anemia hemolitik autoimun, dan obat yang umum digunakan adalah prednison. Siklofosfamid dan azatioprin dapat digunakan untuk anemia hemolitik autoimun apabila pengobatan glukokortikoid dan splenektomi tidak efektif.
3. Pembedahan: beberapa pasien dapat menjalani splenektomi, dan transplantasi sel punca hematopoietik alogenik dapat digunakan untuk mengatasi anemia hemolitik yang disebabkan oleh cacat intrinsik pada sel darah merah.
Jika anak Anda menderita anemia hemolitik, disarankan untuk pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan tepat waktu.