Mengapa migrain lebih disukai wanita?

  Migrain adalah sakit kepala berdenyut berulang pada satu atau kedua daerah temporal, biasanya dimulai pada masa remaja dan paling sering terjadi pada wanita berusia 25 hingga 34 tahun. Meskipun pria juga menderita migrain, namun kejadian migrain pada wanita tiga sampai empat kali lebih tinggi daripada pria, yang membuat banyak wanita berteriak ketidakadilan! Jadi, mengapa migrain lebih disukai wanita? Para ahli mengatakan bahwa migrain pada wanita berkaitan erat dengan efek neurokimiawi estrogen.  Dapatkah kontrasepsi oral mengurangi migrain?  Karena migrain sering menyerang selama menstruasi, jumlah serangan berkurang atau bahkan berhenti setelah kehamilan atau menopause. Oleh karena itu, banyak wanita yang menggunakan kontrasepsi oral selama serangan migrain untuk meredakan gejalanya.  Beberapa migrain wanita membaik ketika mereka meminum pil KB, tetapi beberapa gejala wanita mungkin lebih buruk dan pil KB bahkan mungkin menjadi pemicu migrain! Jika migrain menjadi lebih buruk setelah minum pil KB, Anda harus segera berhenti minum pil KB. Menghentikan pil dapat mengurangi gejala migrain, tetapi mungkin diperlukan waktu hingga satu tahun sebelum gejala-gejala tersebut berangsur-angsur membaik. Selain itu, wanita dengan migrain yang memiliki tekanan darah tinggi atau kecanduan tembakau mungkin berisiko tinggi terkena stroke jika mereka menggunakan pil KB, terutama jika mereka menggunakan pil KB dosis tinggi. Oleh karena itu, wanita yang membutuhkan kontrasepsi harus mencoba untuk mengambil dosis serendah mungkin dan sebaiknya memilih bentuk kontrasepsi lainnya.  Perawatan kesehatan preventif untuk penderita migrain: 1. Diet Hindari makanan yang menyebabkan migrain: (1) Makanan yang tinggi tyramine, seperti kopi, coklat dan produk susu.  (2) Lemak hewani, yang menyumbang 49,8% dari semua pemicu makanan, dapat dikontrol secara ketat untuk mencegah serangan migrain.  (3) Minuman beralkohol: terutama anggur merah, anggur putih, jus lemon, jeruk, es krim, dll.  (4) Sosis daging sapi, produk yang diawetkan dengan daging, kecap, dll.  2.Perawatan hidup Perhatikan keteraturan hidup, hindari kelelahan yang berlebihan, stres, dan cegah keadaan kurang sehat, dll. Identifikasi faktor-faktor yang memicu dan meredakan sakit kepala dan hindari sebisa mungkin. Misalnya, hindari makanan tertentu, pertahankan jadwal kerja yang teratur dan pola makan yang teratur. Mematuhi program-program ini, baik pada hari kerja, akhir pekan atau hari libur, penting dalam mengurangi serangan sakit kepala, dan menerima rekomendasi ini membantu 30% pasien. Olahraga teratur, seperti lari jarak jauh, juga dianjurkan sebagai cara yang efektif untuk mengurangi serangan sakit kepala.  3. Kesehatan mental Penderita migrain harus memiliki pola pikir bahwa jika mereka mendapatkan serangan migrain, mereka tidak boleh mudah marah. Semakin Anda mudah tersinggung, semakin intens sakit kepala yang Anda rasakan, semakin jelas ingatan Anda, dan semakin tertekan Anda setelah serangan, dan suasana hati yang buruk akan menjadi pemicu migrain berikutnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengatur pikiran Anda!