Apakah epilepsi dapat menyebabkan tekanan darah tinggi?

Epilepsi biasanya tidak menyebabkan tekanan darah tinggi secara langsung.
Epilepsi adalah sindrom klinis yang diakibatkan oleh pelepasan neuron abnormal yang sangat tersinkronisasi di otak karena berbagai penyebab.
Hipertensi sekunder memiliki banyak penyebab. Aldosteronisme primer, pheochromocytoma, hipertensi pembuluh darah ginjal, tumor sekresi renin dapat menyebabkan hipertensi, dan beberapa tumor hipofisis (seperti tumor hipofisis hormon adrenokortikotropik, tumor hipofisis hormon pertumbuhan) karena sekresi hormon yang abnormal dapat menyebabkan hipertensi.
Hipertensi yang tidak terkontrol dengan baik dapat menyebabkan penyakit serebrovaskular dan kejang sekunder. Selain itu, pasien dengan epilepsi dapat memiliki hipertensi komorbid, yang perlu dikontrol bersama dengan pemahaman tentang tingkat keparahan kondisi hipertensi.
Hipertensi ringan dapat diatasi melalui diet dan olahraga; hipertensi berat memerlukan pengobatan, dan obat yang umum digunakan termasuk hidroklorotiazid, metoprolol, nifedipin, kaptopril, dan kloksartan.
Selain itu, baik epilepsi maupun tekanan darah tinggi relatif berbahaya dan perlu secara aktif mencari pengobatan.