Otot lengan kanan berdenyut mempertimbangkan faktor fisiologis, faktor patologis, seperti ketegangan otot, kekurangan kalsium, spondilosis serviks, epilepsi, dan penyebab lainnya. 1. Faktor fisiologis: misalnya, sering tidak beraktivitas dapat menyebabkan otot berada dalam posisi terlalu lama sehingga muncul denyutan otot, umumnya tidak terasa sakit. 2. Ketegangan otot: sering menggunakan lengan terlalu banyak dapat menyebabkan ketegangan kronis, kejang otot, otot berdenyut, nyeri otot. 3. Kekurangan kalsium: rangsangan otot meningkat setelah kekurangan kalsium, mengakibatkan otot berkedut dan berdenyut tanpa henti. 4. Spondilosis serviks: ketika nukleus pulposus menekan saraf, hal ini dapat menjalar ke nyeri lengan dan mati rasa. Beberapa orang akan mengalami denyutan otot lengan. 5. Epilepsi: Ketika kejang parsial terjadi, otot akan terus melompat-lompat, yang dapat hilang dengan sendirinya. Otot lengan kanan yang berdenyut-denyut dianjurkan untuk pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan, dan perawatan lebih lanjut setelah diagnosis yang jelas.