Nyeri punggung setelah merokok dapat disebabkan oleh koarktasio aorta, atau dapat disebabkan oleh alasan yang tidak terkait dengan merokok, seperti patah tulang rusuk atau cedera otot. 1. Koarktasio aorta: penyakit di mana dinding aorta robek akibat merokok atau penyebab lainnya, sehingga memisahkan rongga aorta menjadi rongga sejati dan rongga palsu. Rasa sakit dapat dirasakan di punggung dan perut, dan keduanya dapat saling bersilangan. Nyeri juga dapat menjalar ke bagian belakang bahu dan sepanjang daerah interskapular ke dada, perut dan tungkai bawah. 2. Patah tulang rusuk: Ini terutama disebabkan oleh patah tulang rusuk yang disebabkan oleh benturan eksternal. Ketika patah tulang rusuk pada punggung pasien terjadi, mungkin akan timbul rasa sakit yang parah secara lokal, terutama diperparah ketika menggerakkan anggota tubuh yang sakit, disertai dengan rasa sakit yang jelas akibat tekanan. 3. Cedera otot: cedera otot dapat disebabkan oleh myositis, iskemia otot, tarikan yang berlebihan, dan alasan lainnya. Karena pengaruh berbagai faktor, pasien dapat mengalami nyeri otot yang menyebar atau terlokalisasi di punggung. Nyeri punggung akibat merokok juga dapat terlihat pada penyakit jantung koroner dan penyebab lainnya, disarankan untuk pergi ke rumah sakit tepat waktu, ikuti petunjuk dokter untuk perawatan, untuk menghindari penundaan kondisi.