Rasa panas (serangan demam) dan sakit tenggorokan selama menopause dapat diatasi dengan mengonsumsi obat Cina dan akupunktur. 1. Mengonsumsi obat Cina: Pengobatan Cina percaya bahwa hot flashes dan sakit tenggorokan pada wanita menopause sebagian besar terkait dengan kekurangan Yin pada hati dan ginjal (cairan Yin yang tidak mencukupi di hati dan ginjal), dan peradangan akibat kekurangan api. Anda dapat memilih obat yang menyehatkan hati dan ginjal, membersihkan panas dan mengurangi api, seperti Zhi Bai Di Huang Wan. Zhi Bai Di Huang Wan memiliki khasiat menyehatkan yin dan menurunkan api (saripati yin yang menyehatkan dan menurunkan api), dan dapat digunakan dalam pengobatan defisiensi yin di hati dan ginjal serta radang defisiensi api yang mengakibatkan rasa panas dan berkeringat di malam hari, mulut kering dan sakit tenggorokan, tinitus dan spermatorrhea, serta buang air kecil dan besar (sedikit air seni, berwarna kuning tua). Reaksi yang merugikan dan kontraindikasi obat ini tidak jelas, tetapi tidak boleh digunakan oleh pasien yang sedang flu dan demam. 2. Akupunktur: Titik-titik akupunktur seperti Zhaohai, Shousanli, Sanyinjiao dan Taichong dapat dipilih untuk membersihkan panas dan mengurangi panas, menyehatkan hati dan ginjal. Pasien dengan hot flashes menopause dan sakit tenggorokan disarankan untuk pergi ke rumah sakit biasa untuk mendapatkan perawatan di bawah bimbingan dokter profesional yang dapat mengidentifikasi dan mengobati gejalanya.