Fibroid payudara jinak biasanya tidak kambuh lagi setelah eksisi, tetapi masih dapat terjadi di bagian lain payudara. Fibroid pada payudara berhubungan dengan stimulasi estrogen dalam tubuh dan biasanya bersifat soliter, tetapi juga dapat terjadi pada payudara multipel atau bilateral. Permukaan tumor halus, kencang dan berbatas tegas, tanpa perlekatan pada kulit atau jaringan di sekitarnya. Fibroid sangat kecil kemungkinannya untuk menjadi kanker, tetapi masih ada kemungkinan untuk berubah menjadi sarkomatosa, sehingga prinsip pengobatannya adalah eksisi bedah.