Kaki gelisah, atau sindrom kaki gelisah, adalah suatu kondisi di mana pasien merasa tidak nyaman pada kedua tungkai bawah di malam hari setelah tidur atau dalam keadaan tenang, dengan keinginan kuat untuk menggerakkan kaki mereka dan kebutuhan untuk bangun dari tempat tidur, yang dapat secara serius mempengaruhi kualitas tidur mereka. Etiologi dan patogenesis sindrom kaki gelisah tidak jelas, tetapi diduga terkait dengan faktor genetik, kelainan fungsi dopamin sentral, kelainan metabolisme zat besi, dan lesi pada jalur konduksi tulang belakang. 1. Faktor genetik: menurut statistik klinis, 50%-92% pasien dengan sindrom kaki gelisah primer memiliki riwayat keluarga yang positif; 2. Kelainan fungsi dopamin: diperkirakan bahwa kelainan fungsi dopamin sentral dapat menyebabkan sindrom kaki gelisah; 3. Faktor genetik: menurut statistik klinis, 50%-92% pasien dengan sindrom kaki gelisah primer memiliki riwayat keluarga positif. 3, kekurangan zat besi atau kelainan metabolisme: metabolisme zat besi yang abnormal atau kekurangan cadangan mungkin merupakan penyebab penting lain dari sindrom kaki gelisah, terutama sindrom kaki gelisah sekunder; 4, lesi jalur konduksi sumsum tulang belakang: kelainan jalur transmisi sumsum tulang belakang dan lesi sumsum tulang belakang dapat membuat neuron sumsum tulang belakang atas ke sumsum tulang belakang untuk mengeluarkan impuls penghambatan yang hilang, mengakibatkan peningkatan sensitivitas refleks fleksor sumsum tulang belakang, sehingga menyebabkan sindrom kaki gelisah.