Sindrom kaki gelisah (RLS) adalah kondisi yang relatif umum. Hal ini ditandai dengan kelainan sensorik yang tak terlukiskan dan rasa nyeri pada kedua tungkai bawah, dipaksa untuk menggerakkan kedua tungkai untuk mengurangi rasa nyeri, dan sering kali lebih buruk pada malam hari saat beristirahat. Kondisi ini sering salah didiagnosis. Penyakit ini dapat terjadi pada usia berapa pun, dengan RLS primer biasanya terjadi antara usia 10 dan 20 tahun, dan setelah mengecualikan kemungkinan penyebab sekunder, 25-50 persen memiliki riwayat keluarga. Ada banyak penyebab RLS sekunder, termasuk kehamilan, penyakit ginjal stadium akhir, anemia defisiensi zat besi, asam folat dan/atau defisiensi vitamin B12, neuropati perifer, radikulopati lumbosakral, mielopati, dan lain-lain. Patogenesis kaki gelisah tidak jelas dan diagnosis RLS terutama didasarkan pada riwayat medis. Kriteria diagnostik yang paling penting untuk kaki gelisah adalah: kebutuhan atau paksaan untuk menggerakkan tungkai bawah (ketidakmampuan untuk duduk diam), ciri-ciri karakteristik: seringnya gerakan tak sadar saat bangun tidur pada pasien dengan sindrom ini, dll. Pengobatan mencakup pengobatan etiologis dan neurologis.