Pusar memainkan peran yang sangat penting pada tahap janin, dengan arteri umbilikalis dan vena umbilikalis di dalam pusar, yang menghubungkan ibu dengan janin, memungkinkan nutrisi ibu dibawa ke janin melalui pembuluh darah pusar, mendorong pertumbuhan dan perkembangan janin. Setelah kelahiran janin, pusar merosot membentuk mata pusar, yang umumnya memainkan peran yang relatif kecil dalam tubuh, terutama untuk mencapai peran estetika. Karena pusar berada di titik emas pada permukaan tubuh, pusar memainkan peran yang sangat penting dalam estetika tubuh. Pusar juga dapat memainkan peran penting jika tubuh memiliki patologi tertentu, seperti hipertensi portal pada sirosis hati, di mana tekanan pada vena portal tinggi, sehingga pembuluh pusar dapat dibuka kembali untuk menemukan sirkulasi lateral untuk tujuan kembalinya darah.