Susu kedelai mentah dan susu kedelai yang sudah dimasak nilai gizinya hampir sama, tidak ada perbedaan yang mencolok. Susu kedelai dengan kedelai mentah, pada akhirnya harus dipanaskan, dimasak proses ini, begitu juga susu kedelai dengan kedelai mentah dan kedelai yang sudah dimasak hampir tidak ada bedanya. Susu kedelai bergizi dan mudah dicerna dan diserap, setiap 100 ml susu kedelai tanpa pemanis mengandung 16 kalori, di antaranya 1,1 g karbohidrat, 0,7 g lemak, 1,8 g protein, 1,1 g serat pangan, vitamin A 15 mikrogram, kalium 48 mg, kalsium 10 mg, vitamin E 0,8 mg. Protein dalam susu kedelai adalah protein nabati berkualitas tinggi, kaya akan delapan asam amino esensial, kaya akan serat makanan, yang dapat meningkatkan gerak peristaltik usus. Susu ini juga lebih kaya akan mineral yang berbeda. Baik susu kedelai dengan kedelai mentah maupun kedelai yang dimasak harus dimasak, susu kedelai yang tidak dimasak mengandung zat beracun (tripsin inhibitor, saponin, lektin, dll.), yang dapat menyebabkan gangguan metabolisme protein, bahkan menyebabkan gejala keracunan. Susu kedelai tidak boleh dikonsumsi oleh orang yang alergi terhadap kedelai.