Bagaimana jika aku terluka?

Cedera harus ditangani sesegera mungkin di bagian bedah atau unit gawat darurat rumah sakit. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu, dan jika ditemukan kerusakan lokal, penggantian perban dan terkadang debridemen akan diperlukan. Beberapa pasien juga memerlukan suntikan tetanus untuk mencegah perkembangan penyakit tetanus. Dalam kasus cedera perut tertutup, atau cedera tertutup pada kepala atau dada, tes pencitraan seperti USG, CT atau MRI juga diperlukan. Beberapa pasien juga memerlukan tes laboratorium, seperti tes darah rutin, protein C-reaktif, koagulasi empat, fungsi hati, hepatitis B lima, dan lain-lain, sesuai dengan hasil pengobatan yang tepat atau perawatan konservatif. Jika ditemukan kerusakan jaringan atau organ yang serius, eksplorasi bedah juga diperlukan. Selama masa pengobatan, pasien tidak boleh minum alkohol, tidak makan makanan pedas, dan tindakan pencegahan lainnya perlu dikonsultasikan dengan dokter yang merawat.