Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi kembung dan diare

Distensi lambung dan diare dapat disebabkan oleh faktor fisiologis seperti konsumsi es krim, atau faktor patologis seperti gastritis kronis dan kolitis ulserativa. Kondisi ini dapat diredakan dan diobati dengan makan makanan ringan dan minum obat seperti omeprazole.
1. Faktor fisiologis: seperti makan berlebihan, terlalu banyak mengonsumsi es krim, hot pot pedas, sate goreng, alkohol, teh kental, kopi, dan makanan pedas dan merangsang lainnya, makanan dingin dan berminyak, yang dapat menyebabkan sakit perut, diare, mual, muntah, perut kembung, bersendawa, dan gejala lainnya. Dapat diredakan dengan diet ringan, makan makanan yang lebih mudah dicerna dan bertekstur lembut, seperti bubur millet, bakpao, mie dan sebagainya.
2. Faktor patologis:
(1) Gastritis kronis: dapat menyebabkan penurunan pencernaan dan penyerapan makanan oleh lambung, sehingga menyebabkan gejala gangguan pencernaan seperti perut kembung, cepat kenyang, mual, muntah, diare, dll. Penghambat pompa proton seperti omeprazole, pantoprazole dan pelindung selaput lendir lambung seperti bismut kalium sitrat dan aluminium tioglikolat dapat diminum untuk meredakan gejala refluks asam, perut kembung, mual dan diare.
(2) Kolitis ulserativa: diare, sakit perut, distensi lambung, mual, tinja berdarah, dan gejala lainnya dapat diobati dengan imunosupresan seperti salazosulfapiridin, sediaan asam aminosalisilat, dan siklofosfamid.
Pasien dengan distensi lambung dan diare disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang jelas dan pengobatan yang tepat. Selain itu, obat-obatan di atas harus dikonsumsi di bawah bimbingan dokter dan tidak boleh digunakan tanpa izin.