Perut dingin adalah kondisi yang relatif umum terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan disebabkan oleh beberapa alasan, biasanya sebagai berikut: pertama, disebabkan oleh keinginan pasien yang berlebihan terhadap suhu dingin. Misalnya, tinggal di ruangan ber-AC dalam waktu yang lama, sering tidur di lantai, tidak memperhatikan kehangatan saat mengenakan pakaian, suka minum minuman dingin, dll. Kedua, gangguan pencernaan dan sering diare. Kondisi ini secara klinis juga dikenal sebagai sindrom iritasi usus besar, dan dapat disertai dengan radang usus kronis, radang usus alergi, kejang usus, dll. Ketiga, pasien dengan limpa dan perut yang lemah cenderung memiliki perut yang dingin. Pasien-pasien ini sering kali juga memiliki tangan dan kaki yang dingin, sehingga mereka harus memperhatikan untuk tetap hangat dan menghindari kedinginan, makan makanan yang hangat dan bergizi seperti bubur millet, serta minum air hangat dan mengurangi minuman dingin.