Klasifikasi gangguan somatoform

1. Gangguan somatisasi: gangguan neurologis yang didominasi oleh berbagai macam gejala somatik yang sering berubah-ubah. Gejala dapat melibatkan sistem atau organ apa pun di seluruh tubuh. Hal ini jauh lebih sering terjadi pada wanita daripada pria dan sebagian besar berkembang pada masa dewasa awal.2. Gangguan somatoform tak berdiferensiasi: Keluhan gejala somatik ditandai dengan keragaman dan variabilitas, tetapi tidak ada kekhasan yang cukup untuk dianggap sebagai gangguan somatisasi dan durasi penyakitnya kurang dari 2 tahun.3. Hipokondriasis: Merupakan gangguan neurologis yang didominasi oleh gagasan dominan yang menetap mengenai rasa takut atau keyakinan bahwa ia memiliki penyakit somatik yang serius. Pasien berulang kali mencari pertolongan medis untuk gejala ini, dan berbagai tes medis negatif serta penjelasan dari dokter gagal menghilangkan keraguan mereka. Gangguan ini terjadi pada pria dan wanita dan sering kali bersifat kronis dan berfluktuasi.4. Gangguan neurologis yang didanai somatoform: sindrom mirip neurotik yang disebabkan oleh terjadinya gangguan somatik pada sistem organ yang sebagian besar dipersarafi oleh saraf otonom (mis. kardiovaskular, gastrointestinal, pernapasan).5. Gangguan nyeri somatoform yang menetap: nyeri yang menetap dan parah yang tidak dapat dijelaskan oleh proses fisiologis atau gangguan somatik. Perjalanan penyakit ini berkepanjangan dan sering kali berlangsung lebih dari 6 bulan.