Pasien dengan refluks esofagitis dapat makan lobak, tetapi harus memperhatikan moderasi.
Lobak mengandung banyak protein nabati, asam folat, vitamin B, vitamin C, kalium, magnesium dan sebagainya, yang dapat mengisi kembali berbagai nutrisi dan meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga penderita refluks esofagitis dapat makan lobak.
Namun, lobak mudah menghasilkan gas, yang akan memperparah beban lambung dan usus, dan gejala seperti kembung dan bersendawa (cegukan) akan terjadi, jadi penting untuk memperhatikan asupan sedang dan tidak mengkonsumsi terlalu banyak. Penderita refluks esofagitis harus makan makanan yang ringan, hindari makanan pedas, berminyak dan makanan yang merangsang lainnya, seperti cabai, merica, daging berlemak, dll., dan hindari minum alkohol dan kopi. Kembangkan kebiasaan makan yang teratur dan perhatikan cara mengunyah dan menelan secara perlahan.
Pasien dengan refluks esofagitis harus mencari perawatan medis tepat waktu dan dirawat sedini mungkin di bawah bimbingan dokter profesional, yang juga dapat dikonsultasikan tentang struktur diet tertentu.