Jumlah buang air besar pada bayi baru lahir biasanya tergantung pada pola pemberian makan, dan biasanya 1-5 kali sehari adalah normal. Jika bayi baru lahir disusui, jumlah buang air besar per hari relatif tinggi, biasanya 3-5 kali per hari. Hal ini terutama disebabkan oleh fakta bahwa ASI lebih mudah dicerna dan diberi makan lebih sering, yang umumnya normal. Jika bayi baru lahir diberi makanan pengganti ASI, jumlah buang air besar relatif sedikit, biasanya sekitar 1-3 kali sehari. Hal ini disebabkan karena sistem pencernaan bayi baru lahir belum berkembang dengan baik dan susu formula lebih pekat, yang tidak mudah dicerna dengan baik, sehingga menyebabkan fenomena jumlah buang air besar yang relatif sedikit dibandingkan dengan ASI. Jika jumlah buang air besar lebih besar dari biasanya, atau jika warna, bau dan bentuk tinja tidak normal, disarankan agar keluarga membawa bayi yang baru lahir ke rumah sakit profesional pada waktu yang tepat, dan di bawah bimbingan dokter untuk melakukan pemeriksaan yang relevan, untuk mengidentifikasi penyebab penyakit dan secara aktif bekerja sama dengan perawatan dokter.