Apa yang diobati dengan kapsul flukonazol?

Kapsul flukonazol terutama digunakan untuk pengobatan kandidiasis, kriptokokus, meningitis kriptokokus, dan coccidioidomikosis. Flukonazol adalah obat antijamur triazol yang mekanisme kerja utamanya adalah menghambat biosintesis ergosterol jamur dan dengan demikian menghambat aktivitas jamur. Obat ini dapat dimulai sebelum hasil kultur dan penelitian laboratorium lainnya tersedia; namun, setelah hasilnya tersedia, terapi antijamur harus disesuaikan. Pedoman resmi harus dikonsultasikan untuk penggunaan obat antijamur yang rasional. Reaksi merugikan yang umum terjadi pada flukonazol adalah mual, sakit kepala, dan ruam; reaksi merugikan yang serius termasuk hepatitis, kolestasis, dan takikardia ujung jari. Saat mengonsumsi flukonazol, perlu diperhatikan bahwa durasi pengobatan yang tidak memadai dapat menyebabkan kambuhnya infeksi. Flukonazol harus dihindari jika dikombinasikan dengan obat-obatan berikut ini: 1. Antikoagulan kumarin: misalnya warfarin, yang kombinasinya dapat menyebabkan berbagai peristiwa perdarahan. 2. Lainnya: juga termasuk natrium fenitoin, siklosporin, rifampisin, teofilin, terfenadin, cisapride, dll. Flukonazol harus dikonsumsi sesuai dengan anjuran dokter.