Jika folikel masih belum cukup besar, Anda dapat menyesuaikan dosis obat, menyesuaikan rencana pengobatan, dan mengobati penyakit fungsi ovarium yang tidak normal.
1. Penyesuaian dosis obat: Jika folikel masih belum tumbuh setelah perawatan stimulasi ovulasi, dosis obat mungkin tidak dapat meningkatkan pertumbuhan folikel, sehingga Anda dapat menyesuaikan dosis obat dengan tepat, menambah atau mengurangi dosis obat yang sesuai, lalu melakukan perawatan.
2. Penyesuaian program pengobatan: secara klinis, penggunaan utama obat ovulasi adalah kapsul clomiphene citrate, letrozole, hormon perangsang folikel, urogonadotropin, dan sebagainya. Anda dapat memilih untuk mengganti obat yang berbeda untuk pengobatan, dan Anda juga dapat menggunakan berbagai cara pemberian obat, seperti: oral, infus untuk pengobatan.
3. Pengobatan penyakit fungsi ovarium yang tidak normal: fungsi ovarium yang tidak normal, mengakibatkan tingkat sekresi estrogen dan progesteron tubuh tidak mencukupi, juga akan mempengaruhi perkembangan folikel. Obat oral dapat diminum: tablet drospirenone etinil estradiol, tablet deoksiprogesteron etinil estradiol, dan obat lain untuk mengatur siklus menstruasi yang teratur, memulihkan fungsi ovarium, dan kemudian terapi peningkatan ovulasi.
Obat-obatan di atas harus digunakan di bawah bimbingan dokter untuk menghindari reaksi yang merugikan.