Jika abrasi kulit relatif kecil, pasien dapat mendisinfeksi diri mereka sendiri; jika abrasi lebih serius, Anda harus pergi ke unit gawat darurat rumah sakit sesegera mungkin untuk perawatan luka. Pasien dengan luka ringan dapat mendisinfeksi luka di rumah dengan iodofor dan disinfektan lainnya, membersihkan permukaan benda asing dan menggunakan plester luka untuk melindungi luka, serta mengganti plester luka secara teratur. Berhati-hatilah agar luka tidak kotor atau terkena air, yang dapat menyebabkan infeksi. Pasien dengan luka yang lebih serius harus pergi ke rumah sakit untuk membersihkan permukaan yang traumatis, mendisinfeksi, dan mengganti perban secara teratur. Selain itu, bila perlu, Anda juga perlu menyuntikkan antitoksin tetanus untuk mencegah tetanus, amoksisilin oral, cefaclor, dan antibiotik lainnya untuk menghindari infeksi. Pasien perlu memperhatikan istirahat setelah cedera, hindari olahraga berat, jaga pola makan yang ringan, hindari makan makanan yang pedas dan merangsang.