Merokok setelah pemasangan stent, apakah berbahaya?

Merokok setelah pemasangan stent tidak hanya menyebabkan kerusakan pada sistem pernapasan, tetapi juga memperparah kerusakan sel endotel arteri koroner, yang dapat menyebabkan restenosis arteri koroner, dan oleh karena itu merokok tidak dianjurkan.
Di satu sisi, merokok setelah pemasangan stent menyebabkan tingkat kerusakan tertentu pada sistem pernapasan, dan zat-zat berbahaya dalam asap mengiritasi saluran pernapasan, yang menyebabkan penurunan fungsi kekebalan saluran pernapasan, perubahan struktur paru-paru serta fungsi paru-paru, dan meningkatkan kemungkinan bronkitis, emfisema, penyakit jantung paru, dan bahkan kanker paru-paru.
Di sisi lain, tar, nikotin dan bahan berbahaya lainnya dalam asap akan menyebabkan tingkat kerusakan tertentu pada endotel pembuluh darah, dan faktor pemicu aterosklerosis adalah kerusakan pada endotel pembuluh darah, dan merokok akan memperburuk perkembangan aterosklerosis, dan bahkan stenosis arteri koroner dapat terjadi lagi. Bahan-bahan berbahaya seperti nikotin akan merangsang sistem saraf jantung dan mempengaruhi kontraksi dan konduksi jantung.
Singkatnya, setelah pemasangan stent, berhenti merokok sangat dianjurkan.