Saat ini, belum ada data yang jelas yang menunjukkan berapa kali suntikan imunoterapi yang harus diberikan untuk kanker kerongkongan stadium lanjut, sehingga disarankan agar pasien menyesuaikan mentalitas mereka dan secara aktif bekerja sama dengan dokter untuk pengobatan.
Untuk pasien kanker esofagus stadium lanjut, imunoterapi dapat digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh seperti yang diresepkan oleh dokter, tetapi tidak ada data otoritatif yang menunjukkan jumlah suntikan imunoterapi untuk saat ini. Biasanya, bagi mereka yang memiliki kekebalan tubuh yang relatif buruk, jumlah suntikan kekebalan tubuh dapat ditingkatkan, tetapi bagi mereka yang memiliki kekebalan tubuh yang baik, jumlah suntikan kekebalan tubuh akan dikurangi.
Selain imunoterapi, pasien kanker esofagus stadium lanjut juga dapat bekerja sama dengan dokter untuk mengontrol kondisi mereka dan memperpanjang waktu bertahan hidup melalui radioterapi, kemoterapi, dan terapi bertarget molekuler sesuai dengan kondisi mereka yang sebenarnya. Karena komplikasi seperti perforasi esofagus dan esofagitis radiasi dapat terjadi setelah radioterapi, dan reaksi yang merugikan seperti reaksi pencernaan dan penekanan sumsum tulang dapat terjadi setelah kemoterapi, maka diperlukan pemantauan yang ketat terhadap kondisi tersebut.
Disarankan agar pasien kanker esofagus menyesuaikan mentalitasnya, aktif bekerja sama dengan dokter untuk pengobatan, dan melarang diri mereka sendiri untuk tidak sembarangan menggunakan obat-obatan atau menggunakan pengobatan tradisional untuk mengobati penyakit.