Konsumsi belut dalam jumlah sedang dalam hidup kita dapat mengisi tubuh dengan protein, lemak, kalsium, dan nilai gizi lainnya yang dibutuhkan. Belut adalah makanan ikan, tubuhnya ramping dan berbentuk ular, sebagian besar berwarna kuning kecokelatan, sedikit kuning atau kuning jingga. Setiap 100 gram belut mengandung 89 kalori, di antaranya 18,0 gram protein, 1,4 gram lemak, 1,2 gram karbohidrat, 126 miligram kolesterol, 70 miligram natrium, 50 mikrogram vitamin A, vitamin E 1,34 miligram, 3,7 miligram niasin, 263 miligram kalium, 42 miligram kalsium, 34,6 miligram selenium. Terlihat bahwa belut sangat bergizi, di mana proteinnya merupakan protein hewani berkualitas hewani, rendah lemak dan karbohidrat, serta kaya akan kalium, kalsium, selenium, dan mineral lainnya. Orang-orang dalam pemilihan belut, yang terbaik adalah memilih warna abu-abu dan kuning, lembut saat disentuh. Tidak disarankan untuk membeli belut yang berbau busuk. Karena belut mengandung beberapa parasit, belut tidak boleh dimakan mentah dan harus dipanaskan dengan baik untuk menghindari infeksi parasit. Mereka yang alergi terhadap belut sebaiknya tidak makan belut.