Apa hubungan antara diet dan kanker?

Data penelitian menunjukkan bahwa tidak semua kanker terkait erat dengan pola makan, tetapi beberapa jenis kanker mungkin terkait dengan pola makan, atau bahkan memiliki hubungan sebab-akibat yang jelas. 1.Kanker esofagus berhubungan dengan faktor diet berikut ① Orang yang minum alkohol dan merokok memiliki peluang lebih besar terkena kanker esofagus. ② Daerah dengan kandungan molibdenum yang rendah, sebuah elemen dalam makanan, memiliki tingkat kejadian kanker kerongkongan yang tinggi. ③ Kurangnya asupan sayuran berdaun hijau segar dan buah-buahan dalam makanan menyebabkan kekurangan vitamin A dan vitamin C, dan insiden kanker kerongkongan menjadi tinggi. ④ Penduduk di daerah di mana gandum dan jagung merupakan makanan utama dan asupan seng, magnesium dan niasin yang rendah rentan terhadap kanker kerongkongan. ⑤ Sering makan acar dan makanan berjamur, mengonsumsi lebih banyak karsinogen nitrosamin, yang menyebabkan kanker esofagus. ⑥ Orang yang memiliki kebiasaan minum nasi panas, teh panas, dan kopi panas rentan terkena kanker kerongkongan. 2. Kanker perut ①Orang yang suka makan makanan yang diasap rentan terkena kanker perut. ② Sering makan acar sayuran dan ikan asin kering dapat memicu kanker perut, mungkin makanan ini mengandung lebih banyak nitrit dan nitrit. ③ Penduduk yang kurang mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan yang mengandung vitamin C memiliki insiden kanker perut yang tinggi. ④ Minum dua gelas susu setiap hari dapat mencegah terjadinya kanker perut. Kanker Usus Besar dan Kanker Rektum ① Asupan serat makanan yang rendah. Makanan kaya serat adalah: biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran, buah-buahan, kubis sangat jelas dalam pencegahan kanker kolorektal. ② Orang yang mengonsumsi banyak lemak hewani (terutama lemak daging sapi dan domba) rentan terhadap kanker kolorektal. ③Asupan kolesterol yang banyak melalui berbagai jenis daging, telur, mungkin terkait dengan terjadinya kanker usus besar. ④ Orang yang sering minum bir atau minuman beralkohol lainnya memiliki insiden kanker usus besar yang tinggi. Kanker usus besar dan kanker dubur lebih sering terjadi pada usia 40 tahun ke atas. 4, kanker hati ①Makan makanan berjamur, makanan sering terkontaminasi oleh jamur dan menghasilkan mikotoksin (seperti aflatoksin) yang memiliki efek karsinogenik, makanan yang paling rentan terkontaminasi oleh mikotoksin adalah kacang tanah, jagung, beras, sorgum, dan minyak kacang tanah. Konsumsi tanaman yang mengandung racun karsinogenik. Seperti: kacang thujaplicin yang mengandung thujaplicin, teh kamper yang mengandung kamper. Konsumsi alkohol dalam jumlah besar dapat menyebabkan sirosis hati, dan pada akhirnya berkembang menjadi kanker hati. Penderita hepatitis B yang terpapar aflatoksin pada saat yang sama akan lebih mudah terkena kanker hati. 5, kanker payudara ① Asupan lemak yang tinggi pada wanita rentan terhadap kanker payudara, lemak ini terutama berasal dari daging sapi, domba dan daging lainnya. ② Obesitas yang berlebihan, insiden kanker payudara yang tinggi. Penyebab obesitas sangat kompleks, tetapi salah satu alasan utamanya adalah asupan yang berlebihan. ③ Asupan serat yang rendah mengurangi ekskresi estrogen dari tinja. Tingkat estrogen dalam darah meningkat, dan estrogen memiliki peran dalam memicu kanker payudara. 6 . Kanker paru-paru Rendahnya asupan sayuran dan buah-buahan berwarna hijau tua dan kuning merupakan faktor diet utama. Sayuran dan buah-buahan ini kaya akan sumber vitamin A – beta karoten. Merokok adalah penyebab penting kanker paru-paru, dan kebanyakan orang yang menderita kanker paru-paru yang disebabkan oleh merokok adalah mereka yang memiliki asupan vitamin A (termasuk beta karoten) yang tidak mencukupi pada saat yang bersamaan. 7, kanker kandung kemih ① dan data penelitian kanker paru-paru, asupan vitamin A tidak mencukupi dan kanker kandung kemih. ② Asupan sakarin, kopi, dan pakis dapat menyebabkan kanker kandung kemih, tetapi buktinya belum pasti.