Kesemutan pada vulva saat buang air kecil sering terjadi pada wanita, dan dianggap disebabkan oleh penyakit seperti pseudomikosis vulvovaginal, uretritis, dan vaginitis bakterialis.
1. Pseudomikosis vulvovaginal: Pseudomikosis vulvovaginal disebabkan oleh infeksi pseudomikosis, vulva pasien akan bengkak dan nyeri, dan gejalanya akan diperparah oleh dampak dari air seni, sehingga menimbulkan kesemutan pada vulva saat buang air kecil.
2. Uretritis: Uretritis dapat disebabkan karena tidak memperhatikan kebersihan diri atau sering menahan kencing, rangsangan radang akan menyebabkan uretra uretra kemerahan dan bengkak serta sekresi uretra, dan juga dapat menyebabkan iritasi pada vulva, sehingga pasien akan merasakan kesemutan pada vulva saat buang air kecil.
3. Vaginitis bakteri: Vaginitis bakteri biasanya disebabkan oleh ketidakseimbangan flora vagina, yang akan menyebabkan peningkatan sekresi vagina, dan sekresi inflamasi di daerah vulva setelah akumulasi pembersihan yang tidak tepat waktu, yang akan menyebabkan ketidaknyamanan pada vulva, dan pada kasus yang parah, akan menyebabkan rasa sakit pada vulva yang menyengat saat buang air kecil, dan disertai dengan rasa gatal.
Kesemutan saat buang air kecil juga bisa berupa trikomoniasis, servisitis, dll. Pasien harus pergi ke rumah sakit biasa tepat waktu untuk menentukan penyebab penyakit dan kemudian secara aktif mengobatinya.