Mengapa Anda tidak memerlukan ventilator untuk paru-paru besi akibat polio

Pernyataan “Mengapa Anda tidak menggunakan ventilator untuk kelemahan otot pernapasan yang disebabkan oleh polio” adalah tidak benar; ventilator dapat digunakan jika pasien polio memiliki gejala seperti dispnea dan apnea. Efek samping seperti perut kembung, aspirasi, dan kesulitan mengeluarkan dahak dapat terjadi dengan penggunaan ventilator. Presentasi klinis pasien dengan polio bervariasi, dengan gejala yang sangat bervariasi di antara subtipe klinis. Pada kasus yang parah, kelumpuhan lembek asimetris dan bahkan kelumpuhan otot pernapasan dapat terjadi, yang dapat mengancam jiwa. Pasien dengan gejala seperti dispnea dan apnea dapat menggunakan ventilator. Efek samping dapat terjadi dengan penggunaan ventilator, seperti lesi kulit, perut kembung, aspirasi, kesulitan mengeluarkan dahak, kekeringan pada mulut dan tenggorokan, dan pneumonia. Pasien dengan polio harus memilih apakah akan menjalani terapi ventilator atau tidak di bawah bimbingan dokter.