Pengobatan mendengkur yang efektif didasarkan pada penyebab penyakit. Seperti hipertrofi adenoid, polip hidung, sinusitis, obesitas, sindrom apnea tidur, dll. Berdasarkan penyebab yang berbeda, perawatan bedah, perawatan umum, dan perawatan pernapasan dapat dilakukan.
1. Perawatan bedah: Jika terdapat hipertrofi langit-langit lunak atau adenoid, polip hidung, sinusitis, rinitis hipertrofik kronis, hipertrofi amandel atau turbinat, stenosis saluran napas bagian atas akibat lesi epiglotis dan pembatasan ventilasi lokal saluran napas bagian atas lainnya, pertimbangkan untuk melakukan bedah nasofaring/ablasi frekuensi radio untuk memperbaiki pengobatan dan meredakan gejala mendengkur.
2. Pengobatan umum: obesitas, sindrom metabolik, dll., sebaiknya kurangi makan dan perbanyak olahraga, dan cobalah untuk mengurangi berat badan ke tingkat indeks massa tubuh (BMI) yang normal, sekitar 20~25. Ubah kebiasaan tidur, seperti mencoba berbaring miring, hindari begadang, hindari bantal yang terlalu tinggi. Semua itu relatif efektif dalam mengurangi dengkuran.
3. Ventilasi Tekanan Jalan Napas Positif Berkelanjutan (CPAP): Untuk sindrom apnea tidur, Anda dapat mempertimbangkan untuk memakai ventilator kecil selama tidur untuk memastikan ventilasi tekanan positif berkelanjutan, meningkatkan volume ventilasi, memperbaiki gejala mendengkur dan hipoksia.
Pasien yang mendengkur harus mencari perawatan medis tepat waktu untuk mengklarifikasi penyebab penyakit dan mengikuti petunjuk dokter untuk memilih perawatan yang sesuai.