Obat antiinflamasi yang paling efektif

Obat anti-inflamasi biasanya disebut sebagai antibiotik, seperti penisilin, eritromisin, azitromisin, atau sefalosporin. Kemanjuran obat antiinflamasi bergantung pada pengurangan peradangan, yang berarti efek anti-infeksi, yaitu efek bakterisidal dan antibakteri pada mikroorganisme patogen. Penggunaan obat antiinflamasi tergantung pada jenis infeksi dan patogen yang bertanggung jawab atas infeksi tersebut, dan pada pilihan obat anti infeksi yang paling sensitif. Obat antiinflamasi yang paling tepat dapat dipilih dengan menguji mikroorganisme patogen yang sesuai dan melakukan tes sensitivitas obat. Jika Anda memilih obat antiinflamasi yang sensitif, pengobatan akan lebih efektif, sedangkan jika Anda memilih obat antiinflamasi yang resisten, pengobatan akan kurang efektif.