Kolostrum biasanya berlangsung selama beberapa hari

Kolostrum biasanya berlangsung selama 3-5 hari, biasanya tidak lebih dari 7 hari, dengan beberapa perbedaan individual. ASI yang dikeluarkan dalam waktu 7 hari setelah melahirkan disebut kolostrum, yang berwarna kekuningan dan bertekstur lebih kental, mengandung lebih banyak protein dan sekretori IgA, yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh bayi dan mencegah bayi terinfeksi oleh bakteri dan virus eksternal. Selain itu, kolostrum mengandung sedikit lemak dan gula yang mudah dicerna dan diserap, serta memiliki efek diare, sehingga menjadikannya makanan yang paling ideal untuk bayi baru lahir di hari-hari awal. Umumnya, setelah 1 minggu, jumlah ASI ibu akan berangsur-angsur bertambah, dan dapat berubah dari kolostrum menjadi ASI matang berwarna putih, kandungan protein pada ASI matang akan berangsur-angsur berkurang, sedangkan kandungan lemak dan laktosa akan berangsur-angsur bertambah. Selain itu, kolostrum sangat berharga, bahkan jika Anda tidak berencana untuk menyusui, Anda harus selalu membiarkan bayi Anda mendapatkan kolostrum untuk memperkuat daya tahan tubuh bayi.