Pneumotoraks ditandai dengan nyeri menusuk di dada dan sesak napas yang progresif, sering kali disertai dengan riwayat trauma yang jelas atau riwayat batuk yang parah, sedangkan angina ditandai dengan nyeri yang menghancurkan di area dada bagian depan, sering kali disertai dengan nyeri yang menjalar ke belakang, yang sering kali dipicu oleh kegelisahan emosional. Kedua, jika rasa sakitnya kronis, pertimbangkan kanker paru-paru atau gangguan neurologis. Kanker paru-paru dimanifestasikan oleh rasa sakit yang samar-samar di dada dengan batuk yang menjengkelkan atau hemoptisis, sementara gangguan neurologis ditandai dengan rasa sakit di sepanjang tulang rusuk, yang dapat diperburuk oleh aktivitas atau kedinginan. Ketiga, untuk nyeri intermiten, pertimbangkan tukak lambung atau refluks esofagitis, yang ditandai dengan rasa sakit seperti terbakar di belakang tulang dada dan disertai gejala gastrointestinal seperti refluks asam lambung dan bersendawa.