Pada musim semi, metabolisme tubuh menjadi tinggi, sirkulasi darah menjadi lebih cepat, fungsi pernapasan dan pencernaan menjadi lebih baik, dan hormon endokrin, terutama hormon pertumbuhan, dikeluarkan lebih sering. Apa yang bisa dimakan anak-anak untuk membantu mereka tumbuh lebih tinggi? 1, pilihan makanan tonik makanan yang baik, Anda dapat memilih beberapa “makanan obat” untuk makanan bayi, seperti kurma, jamur, jamur, jamur, dll.. Makanan ini kaya akan berbagai nutrisi, dan pada saat yang sama, rasanya manis dan ringan, menjadikannya tonik makanan alami untuk bayi. Catatan khusus: Untuk bayi yang sehat, suplemen makanan adalah cara yang paling aman dan efektif untuk memenuhi pertumbuhan dan perkembangannya. Jika bayi Anda lemah dan sakit-sakitan, yang terbaik adalah mengonsumsi suplemen obat yang wajar di bawah bimbingan dokter. 2 . Suplemen makanan kaya kalsium Saat bayi tumbuh dan berkembang dengan cepat, tubuh mereka menyerap kalsium dengan baik, sehingga mereka harus menggunakan lebih banyak produk kedelai, ikan dan udang, biji wijen, dan makanan laut. Untuk memastikan penyerapan kalsium, selain membiarkan bayi Anda lebih sering berada di luar ruangan di bawah sinar matahari, Anda juga harus memperhatikan pemberian makanan yang kaya akan vitamin D, seperti telur, susu, hati hewan, dan makanan laut. Kiat khusus: Susu adalah makanan ideal yang kaya nutrisi. Selain susu, Anda dapat mengonsumsi lebih banyak keju dan yoghurt. Namun, berhati-hatilah untuk tidak mengganti susu dengan minuman olahan susu, karena bahan utama minuman olahan susu adalah air. Kedelai sejauh ini merupakan makanan dengan kualitas tertinggi dan terbaik dalam hal kandungan protein, mengandung delapan asam amino esensial yang tidak dapat disintesis sendiri oleh tubuh dan harus dikonsumsi dari makanan. Perlu dicatat bahwa kedelai kaya akan kalsium dan merupakan sumber suplemen kalsium yang bagus untuk tubuh. Berhati-hatilah untuk membatasi konsumsi gula atau makanan manis yang berlebihan pada bayi Anda, yang dapat dengan mudah menguras kalsium dan vitamin D dalam tubuh dan menyebabkan kekurangan kalsium. 3. Tingkatkan protein berkualitas dengan tepat Pertumbuhan dan perkembangan bayi Anda meningkat dengan lebih cepat, dan permintaan akan protein berkualitas dalam organ dan jaringan juga meningkat. Oleh karena itu, makanan tambahan harus ditingkatkan dengan telur, ikan dan udang, ayam dan daging sapi, produk susu dan produk kacang kedelai, dll. Lebih banyak beras, millet dan kacang merah kecil harus digunakan sebagai makanan utama. Catatan khusus: Daging sapi, daging kambing, dan makanan lainnya bersifat hangat dan panas, jadi tidak disarankan untuk membiarkan bayi Anda makan terlalu banyak, dan gunakan lebih banyak ikan dan udang atau telur yang mudah dicerna dan diserap. 4, perhatikan asupan vitamin dan mineral kebutuhan bayi akan vitamin meningkat, seperti asupan tidak dapat memenuhi kebutuhan tubuh, rentan terhadap “kerentanan pegas”, seperti sering radang sudut mulut, gusi mudah berdarah, kulit menjadi kasar, dll.. Oleh karena itu, selain seledri, bayam, sayuran hijau, tomat, paprika, kubis dan kembang kol, Anda juga harus makan lebih banyak wortel, ubi dan kentang. Makanan pokok harus disertai dengan biji-bijian kasar dan campuran, seperti sereal jagung dan kacang polong. Vitamin D secara efektif dapat meningkatkan penyerapan kalsium dalam tubuh; Vitamin C adalah elemen penting untuk memproduksi jaringan kolagen dalam tubuh dan secara langsung berkaitan dengan pertumbuhan tulang; karoten memiliki bantuan pertumbuhan yang baik; seng terlibat dalam sintesis enzim dan dapat meningkatkan pertumbuhan anak-anak; zat besi dapat mencegah anemia gizi dan sebagainya. Kiat khusus: Untuk menarik minat makan bayi Anda, sayuran musim semi dapat ditumis, direbus, atau dibungkus menjadi ravioli, pangsit, dan lumpia. Sayuran harus dimasak dengan api yang besar dan tidak dalam waktu yang lama untuk mengurangi hilangnya vitamin yang larut dalam air. 5, untuk menyediakan jumlah lemak yang diperlukan jaringan otak mengandung dua asam lemak tak jenuh, mereka adalah komponen jaringan utama otak, kekurangan akan mempengaruhi perkembangan intelektual bayi. Karena asam lemak tak jenuh ini tidak dapat disintesis oleh tubuh manusia, maka perlu berhati-hati dalam mengkonsumsinya dari makanan. Asam lemak, terutama asam lemak esensial, tidak hanya menyediakan energi tetapi juga memastikan penyerapan vitamin yang larut dalam lemak. Kiat khusus: Di musim semi, cobalah untuk menggunakan minyak nabati saat memasak untuk bayi Anda dan makanlah makanan yang kaya akan lemak nabati, seperti kenari, wijen hitam, dan bubur kacang.